Gerakan Cinta Prabowo Siap Gelar Dialog Nasional, Refleksi 2 Tahun Pemerintahan Prabowo Subianto

Screenshot 2026-10-06 at 19.02.00

Share this post

Facebook
Twitter
LinkedIn

Tanggal 22 Oktober DPP Gerakan Cinta Prabowo siap menggelar Dialog Nasional “Refleksi Pemerintahan Prabowo Subianto”, Sebelumnya, ditahun 2025, tepatnya 17 Oktober acara Dialog Nasional “Refleksi Satu Tahun Pemerintahan Prabowo Subianto” digelar.

Dalam giat tersebut sejumlah narsum mulai dari pemerintahan seperti Bakom, Hariko Wibawa Satria, Budiman Sudjatmiko yang menjabat sebagai Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan, Rocky Gerung, Dr. Said Didu, Prof. Yuddy Chrisnandi, Prof. Wibawanto Nugroho Widodo dan pengamat lainnya hadir memberikan tanggapan dan pandangan terhadap satu tahun pemerintah. Ketua Umum Gerakan Cinta Prabowo, H.Kurniawan mengatakan kala itu bahwa selama Presiden Prabowo membela rakyat dan mensejahterakan rakyat akan kita dukung, “Karena Gerakan Cinta Prabowo, cita kepada Prabowo namun bukan cinta buta,” kata H.Kurniawan, pada 17 Oktober 2025.

H.Kurniawan, Ketua Umum Gerakan Cinta Prabowo

“Saya berjuang semenjak tahun 2008, bahkan 2019 saya sekolah di Polda, kami relawan yang tidak pernah minta-minta jabatan, kalau negara mau maju maka copot penegak hukum yang berpihak kepada mereka,” tegas H.Kurniawan kala itu.

Pelaksanaan Dialog Nasional Refleksi Dua Tahun Pemerintahan pastinya tidak kalah seru, sebab akan diisi dengan narasumber yang memang siap mengkritisi dan ingin Indonesia lebih baik. Melalui penegakan hukum dan menangkap koruptor dan oligarki busuk serta para mafia kasus yang mencoreng keadilan serta hukum Indonesia, Kebijakan yang membela rakyat serta membangun peradaban demi Indonesia adil dan makmur.

Dialog nasional tahun ini akan digelar dan dilaksanakan di Museum Perfileman, Gedung PPHUI, Lantai Basemen dan Lantai 4, Jl. HR Rasuna Said Kav C-22, Setiabudi, Jakarta Selatan. Pada 22 Oktober 2026 pukul 12:00 hingga selesai.

Dialog akan melibatkan masyarakat, relawan, dan para mahasiswa yang memiliki komitmen persatuan dan kesatuan, berpikir dan memiliki rasa kebersamaan dan gotong royong untuk Indonesia Raya, yang ke depan akan menjadi super power baru dunia.

Tidak hanya kritis terhadap pemerintah, dialog diharapkan menghasilkan gagasan agar pemerintah bisa melakukan percepatan-percepatan kearah yang lebih baik sesuai dengan Pancasila dan UUD 1945.

About the Author

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Selection