Kepala BGN, Dadan Hindayana
Kepala Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana mengungkap pencairan anggaran program Makan Bergizi Gratis mencapai RP32,1 triliun, hanya dalam satu setengah bulan, memecahkam rekor yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah kementerian lembaga di Indonesia.
“BGN sudah mencairkan Rp 32,1 triliun dan belum pernah ada sepanjang sejarah republik ada sebuah kementerian yang mencairkan Rp 32,1 triliun dalam waktu satu setengah bulan,” ungkap Dadan dalam forum Indonesia Economic Outlook 2026 di Jakarta.
Dadan juga mengatakan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digulirkan pemerintah tak hanya berdampak pada peningkatan kualitas gizi masyarakat, tetapi juga memicu efek berantai pada berbagai sektor ekonomi.
Dadan, program tersebut turut mendorong lonjakan penjualan kendaraan bermotor hingga jutaan unit sepanjang 2025.
“Ternyata program MBG tidak hanya menyasar produk-produk pertanian untuk menjadi bahan baku, tapi juga berdampak terhadap ekonomi lain,” kata Dadan.
Ia mengungkapkan, data dari salah satu agen tunggal pemegang merek menunjukkan angka penjualan sepeda motor mencapai 4,9 juta unit pada 2025. Kenaikan tersebut, menurutnya, berkorelasi dengan bertumbuhnya Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di berbagai daerah.
“Ternyata dari data AHM, kita melihat angka penjualan motor mencapai 4,9 juta tahun 2025, dan ini terdongkrak oleh program MBG. Kenapa? Karena saya dapat laporan di SPPG itu, pegawainya sekarang 60 persen beli motor,” Dadan menerangkan.