H. Kurniawan, Ketum GCP
Berbagai cara dilakukan oleh lawan politik untuk menjatuhkan pemerintahan yang sah, yakni Prabowo-Gibran. Pemerintahan ini merupakan pemerintahan yang dilantik sesuai dengan undang-undang dan mekanisme yang benar.
Namun kita lihat pada saat ini banyak gerakan dari berbagai lini mencoba menjatuhkan pemerintahan Prabowo-Gibran. Beberapa poin atau langkah yang dilakukan adalah pertama dengan pengkondisian di lapangan dengan membuat fenomena sosial bisa menjadi luar biasa, yang kedua membentuk opini ketakutan dan ketidakpercayaan bahkan pemerintah dianggap tidak becus, yang ketiga pengkonsolidasian massa yang didanai oleh komprador, londo ireng, oligarki busuk dan para koruptor, yang keempat adalah menciptakan aksi massa dan yang dilanjutkan dengan upaya chaos.
Semua ini menjadi landasan dan gerakan para provokator yang tidak senang Indonesia maju dipimpin Prabowo-Gibran yang memang sebagai pemegang kekuasaan tertinggi di Negara ini.
Para londo Ireng nggak suka anak-anak mendapat Makan Bergizi Gratis atau MBG, para londo Ireng nggak suka kalau koruptor ditangkap, para londo ireng nggak suka ada Sekolah Rakyat, Para Londo Ireng nggak suka ada Koperasi Desa Merah Putih.
Bagi mereka itu adalah pemborosan, Pada hal itu adalah upaya dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa dan memajukan peradaban.
Itulah Londo ireng, dia bahaya laten yang memang semenjak dahulu merusak sendi-sendi kehidupan berbangsa dan bernegara.
Menyikapi fenomena ini Ketua Umum Gerakan Cinta Prabowo. H.Kurniawan mengatakan
bahwa kondisi kekinian dimana banyak gerakan panik dan seakan-akan bakal ada bentrok adalah upaya gerak yang prosesnya diceritakan di atas.
“Masifnya propaganda dan agitasi media media yang sengaja dilakukan oleh pihak-pihak londo ireng untuk menggoyang pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran tidak memberikan pengaruh apa pun, kami pendukung Prabowo memahami dan sudah memprediksi hal ini akan terus dilakukan oleh pihak sebelah yang belum bisa move on atas kekalahan dalam pilpres 2024 yang berkolaborasi dengan pihak asing untuk terus membangun narasi miring menebar hoax dan manuver fitnah yang dilancarkan di semua platform media tujuannya cuma satu yaitu menjatuhkan pemerintahan sah Prabowo-Gibran,” ujarnya.
H.Kurniawan mengatakan pihaknya tidak akan tinggal diam, sebagai anak bangsa H.Kurniawan menegaskan menjaga mengawal dan mempertahankan negara ini dari pihak manapun yang akan merongrong kewibawaan pemerintah yang sah.
“Apakah kami akan terus diam? oh tentu tidak kawan, kami anak bangsa yang memiliki hak yang sama untuk terlibat menjaga mengawal dan mempertahankan negara ini dari pihak manapun yang akan merongrong kewibawaan pemerintah yang sah, ingat itu,” tegasnya.
Memang, lanjut H.Kurniawan londo ireng yang dihidup dari korupsi dan upeti-upeti tidak akan tinggal diam. Namun, Gerakan Cinta Prabowo satu komando dan siap memperjuangkan sampai kapan pun dan sampai mana pun.
“Kami yakin rakyat Indonesia percaya Prabowo dan sangat sayang serta cinta ke Bapak Prabowo dan mereka semua nggak mau Indonesia semakin terpuruk lagi. Untuk itu saya sebagai Ketua Umum Gerakan Cinta Prabowo menghimbau kepada seluruh pendukung Prabowo untuk merapatkan barisan memantau setiap perkembangan situasi yang ada bahkan siap bergabung dengan pihak keamanan untuk menghadapi siapapun yang akan buat gaduh di negeri ini. kami akan tunjukan kalau kami ada dan setia,” tegasnya.