H.Kurniawan, Ketua Gerakan Cinta Prabowo (tengah) saat jumpa pers di Cibinong, Bogor, Jawa Barat.
Gerakan Cinta Prabowo (GCP) menyatakan siap menggelar Apel Akbar Relawan di Sukabumi, Jawa Barat, pada 9 Agustus 2026. Kegiatan tersebut digelar sebagai bentuk konsolidasi organisasi dalam menyikapi dinamika politik nasional dan apa yang mereka sebut sebagai kepentingan asing atau “londo ireng” yang dinilai dapat mengganggu kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Rencana kegiatan tersebut diumumkan di Kantor Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Gerakan Cinta Prabowo di Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Ketua Umum Gerakan Cinta Prabowo, H. Kurniawan, mengatakan Indonesia memiliki kekayaan sumber daya alam yang melimpah, seperti kelapa sawit, batu bara, nikel, minyak bumi, dan berbagai komoditas strategis lainnya. Menurutnya, pengelolaan sumber daya alam harus memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi kesejahteraan rakyat Indonesia.
Ia juga menilai pemerintahan Presiden Prabowo Subianto tengah berupaya memperkuat kedaulatan nasional, termasuk dalam pengelolaan kekayaan alam agar tidak merugikan kepentingan bangsa.
“Kami sebagai relawan akan berada di garda terdepan dalam mendukung Presiden Prabowo menjaga kedaulatan NKRI dan memastikan kepentingan nasional tetap menjadi prioritas,” ujar H. Kurniawan.
Menurut panitia, Apel Akbar Gerakan Cinta Prabowo akan dihadiri sekitar 10.000 peserta yang berasal dari berbagai daerah. Sejumlah tokoh nasional dan pimpinan organisasi relawan juga dijadwalkan hadir dalam kegiatan tersebut.
Melalui Apel Akbar ini, GCP berharap dapat memperkuat soliditas relawan sekaligus menyampaikan komitmen untuk mendukung persatuan nasional, menjaga kedaulatan negara, serta mengawal berbagai program pembangunan yang dinilai berpihak kepada kepentingan rakyat Indonesia.